Rabu, 01 Juni 2011

BENTUK-BENTUK SEDIAAN


AEROSOLUM (Erosol)
Erosol adalah sediaan yang mengandung satu atau lebih zat berkhasiat dalam wadah yang di beri tekanan, berisi propelan atat campuran propelan yang cukup untuk memancarkan isinya hingga habis, dapat digunakan untuk obat luar atau untuk obat dalam debgan menggunakan propelan yang cocok.
Jika digunakan sebagai obat dalam atau secara inhalasi, erosol di lengkapi dengan pengatur dosis.
Partikel yang terdispersi  berukuran antara beberapa perseratus/um sampai beberapa ratus/um .
Untuk pemakaian secara inhalasi , ukuran partikel tidak boleh lebih besar dari 10/um.
Bagian penting erosol adalah wadah , propelan . konsentrat yang mengandung bahan berkhasiat , katup dan actuator. Dengan membuat variasi terhadap bagian-bagian tsb dapat di hasilkan semprotan yang memounyai sifat-sifat tertentu misalnya ukuran partikel  , keserbasamaan fase dispersi , derajat kebasahan dan derajat kekeringan , keseragaman hasil semprotan , besar tekanan , bentuk disperse , suhu , luas daerah penyemprotan , dosis yang di semprotkan dan serajat semprotan .
Erosol terdiri dari sistim dua fase atau sistim tiga fase . dalam hal tertentu suatu zat berkhasiat atau suatu formulasi dapat dilarutkan ke dalam propelan hingga menghasilkan erosol dengan sistim dua fase ( gas-cairan ). Karena pada umumnya propelan mempunyai daya melarutkan yang kecil mka untuk mendapatkan sistim dua fase , sering dibutuhkan suatu pelarut pembantu . jika zat berkhasiat atau formulasi tidak mungkin dilarutkan dalam propelan maka harus di emulsikan atau di suspensikan hingga di peroleh sistim tiga fase ( gas-cairan-padat atau gas-cairan-cairan ).

 Wadah
Wadah dapat dibuat dari kaca , plastic , logam atau kombinasi dari bahan tsb .
Logam yang umum di pakai adalah baja tahan karat , alumunium , baja berlapis timah.
Plastic dapat digunakan untuk melapisi wadah yang terbuat dari kaca agar aman atau untuk melapisi wadah yang terbuat dari logam guna mencegah perkaratan .
Wadah kaca harus dibuat dari kaca yang tahan tekanan.

Katup
Fungsi utamanya adalah mengatur pengaliran keluar zat berkhasiat dan propelan.
Katup dibuat dari karet plastic , alumunium atau baja tahan karet atau harus inert.
Sifat disperse dari erosol dipengaruhi oleh ukuran, jumlah dan letak lubang-lubang katup.
Bentuk katup dibuat untuk mendapatkan jarak penyemprotan atau luas daerah penyemprotan yang baik .

 Propelan
Propelan dimaksudkan untuk menghasilkan tekanan dakam sistim erosol hingga dapat mendorong bahan dari wadah dan dalam kombinasi dengan komponen lain  dapat merubah bahan menjadi suatu bentuk fisika lain yang dikehendaki.
Propelan meruoakan gas yang dicairkan atau dimampatkan hingga tekanan uapnya lebih besar dari tekanan luar.

 Aktuator
Actuator adalah bagian yang berhubungan dengan tangkai katup yang jika ditekan atau digerakkan, katub akan terbuka dan zat nerkhasiat atau formulasi akan menyemprot ke daeraj yang dikehendaki.
Pada umumnya actuator menentukan arah semprotan dan melindungi tangan atau jari dari efek propelan yang mendinginkan.
Sifat semprotan di pengaruhi oleh ukuran lubang , bentuk ruang pengembangan, sifat propelan dan zat berkhasiat atau formulasi.

 Pelarut pembantu
Digunakan untuk memperbaiki kelarutan suatu zat berkhasiat atau formulasi dalam propelan.
Untuk mmendapatkan sistim satu fase cairan, pelarut pembantu harus dapat larut dalam propelan.
Pada umumnya igunakan etanol karena mudah bercampur dengan sebagian besar propelan dan mempunyai daya melarutkan yang baik.
Dapat juga digunakan propilenglikol, polipropilenglikol, polietilenglikol, dietilenglikol, monoetileter atau derivet-derivetnya.

 derajat semprotan
Adalah jumlah bobot isi erosol yang disemprotkan dalam satuan waktu tertentu , dinyatakan dalam g tiap detik.

Sediaan memenuhi syarat jika derajat kebocoran rata-rata tiap tahun dari 12 wadah tidak lebih dari 3,5% dari bobot yang tertera pada etiket dan jika tidak satupun bocor lebih dari5,0% dari bobot yang tertera pada etiket.

CAPSULAE (Kapsul)
kapsul adalah bentuk sediaan obat terbungkus cangkang kapsul, keras atau lunak.
Cangkang kapsul dibuat dari gelatin dengan atau tanpa zat tambahan lain.

SYARAT KAPSUL adalah sebagai berikut :
·         Keseragaman bobot 
 Cara untuk kapsul yang berisi obat kering : timbang 20 kapsul dan timbang lagi satu persatu .
Keluarkan semua isi kapsul , timbang seluruh bagian cangkang kapsul. Hitung bobot isi kapsul dan bobot rata-rata tiap isi kapsul.
 Cara untuk kapsul yang berisi obat cair atau pasta : timbang 10 kapsul. Timbang lagi satu persatu. Keluarkan semua isi kapsul , cuci vangkang kapsul dalam eter P . buan cairan cucian . biarkan hingga tidak berbau eter, timbang seluruh bagian cangkang kapsul . hitung bobot isi kapsul dan rata-rata tiap isi kapsul . perbedaan dalam persen bobot isi tiap kapsul terhadap bobot rata-rata tiap isi kapsul tidak lebih dari 7,5%.
·         Waktu hancur
 Lakukan pengujian waktu hancur menggunakan alat dan seperti yang tertera pada Compressi. Kecuali dinyatakan lain , waktu yang diperlukan untuk menghancurkan kelima kapsul tidak boleh lebih dari 15 menit.
·         Penyimpanan
 Dalam wadah tertutup rapat , sebaiknya berisi zat pengering , di tempat sejuk.


COLLUTORIA (Kolutorium atau obat cuci mulut)
Kolutorium biasanya merupakan larutan pekat dalam air yang mengandumg bahan deodorant, antiseptika , analgetika local atau astringen.
Wadah disimpan dalam botol putih , bermulut kecil.
Penandaan : 1. jika kolutorium harus diracik lebih dahulu sebelum digunakan , maka pada etiket harus disebutkan cara pengencerannya. 2. harus diberikan tanda yang jelas yaitu untuk obat cucimulut, tidak boleh ditelan.


COMPRESSI(Tablet)
Tablet adalah  sediaan padat kompak, dibuat secara kempacetak , dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler, kedua permukaannya rata atau cembung, mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa zat tambahan.
Zat tambahan yang dapat digunakan :dapat berfungsi sebagai zat pengisi , zat pengembang, zat pengikat, zat pelican , zat pemvasah atau zat lain yang cocok.
Tablet bersalut adalah tablet yang disalut dengan zat penyalut yang cocok untuk maksud dan tujuan tertentu.

CREMORES ( Krim )
Krim adalah sediaan setengah padat, berupa emulsi mengandung air tidak kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar.
Dua tipe krim : krim tipe minyak-air dank rim tipe air-minyak.
Krim yang sudah diencerkan harus digunakan dalam waktu satu bulan.
Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik atau tube , di tempat sejuk.
Penandaan : pada etiket harus juga tertera “Obat Luar”
ELIXIRA ( Eliksir )
Eliksir adalah sediaan berupa larutan yang mempunyai rasa dan bau sedap, mengandung selain obat, juga zat tambahan seperti gula dan atau zat pemanis lainnya, zat pewarna , zat wewangi dan zat pengawet ; digunakan sebagai obat dalam.
Sebagai pelarut utama digunakan etanol yang dimaksudkan untuk mempertinggi kelarutan obat. Dapat ditambahkan gliserol , sorbitol dan propilenglikol; sebagai pengganti gula dapat digunakan sirop gula.
Penyimoanan : dalam wadah tertutup rapat.
EMULSA - EMULSI
EMULSI ADALAH SEDIAAN YANG MENGANDUNG BAHAN OBAT CAIR ATAU LARUTAN OBAT, TERDISPERSI DALAM CAIRAN PEMBAWA, DISTABILKAN DENGAN ZAT PENGEMULSI ATAU SURFAKTAN YANG COCOK.

 EXTRACTA - EKSTRAK
EKSTRAK ADALAH SEDIAAN KERING, KENTAL ATAU CAIR DIBUAT DENGAN MENYARI SIMPLISIA NABATI ATAU EWANI MENURUT CARA YANG COCOK, DILUAR PENGARUH CAHAYA MATAHARI LANGSUNG. EKSTRAK KERING HARUS MUDAH DIGERUS V.


GUTTAE - OBAT TETES
GUTTAE, OBAT TETES ADALAH SEDIAAN CAIR BERUPA LARUTAN, EMULSI ATAU SUSPENSI DIMAKSUDKAN UNTUK OBAT DALAM ATAU OBAT LUAR, DIGUNAKAN DENGAN CARA MENETESKAN MENGGUNKAN PENETES YANG MENGHASILKAN TETESAN SETARA DENGAN TETESAN YANG DIHASILKANPENETES BUKU YANG DISEBUTKAN FOLMULARIUM INDONESIA.

GARGARISMA - OBAT KUMUR - GARGLE
OBAT KUMUR ADALAH SEDIAAN BERUPA LARUTAN,UMUMNYA DALAM PEKAT YANG HARUS DIENCERKAN DAHULU SEBELUM DIGUNAKAN, DIMAKSUDKAN UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI PENCEGAHAN ATAU PENGOBATAN INFEKSI TENGGOROKAN


IMMUNOSERA - IMMUNOSERUM
IMMUNOSERUM ADALAH SEDIAAN CAIR ATAU SEDIAAN KERING BEKU, MENGANDUNG IMUNOGLOBULIN KHAS YANG DIPEROLEH SECARA PEMURNIAN SERUM HEWAN YANG TELAH DIKEBALKAN. IMMUNOSERUM MEMPUNYAI KHASIAT KHAS MENETRALKAN TOKSIN KUMAN ATAU BISA ULAR ATAU MENGIKAT KUMAN ATAU VIRUS ATAU ANTIGEN LAIN YANG SAMA DENGAN YANG DIGUNAKAN PADA PEMBUATANNYA.


INFUNDIBILIA - INFUS INTRAVEUS
INFUS INTRAVENUS ADALAH SEDIAAN STERIL BERUPA LARUTAN ATAU EMULSI, BEBAS PIROGEN DAN SEDAPAT MUNGKIN DIBUAT ISOTONUS  TERHADAP DARAH, DISUNTIKAN LANGSUNG KEDALAM VENA DALAM VOLUME RELATIF BANYAK. EMULSI DIBUAT DENGAN AIR SEBAGAI FASE LUAR. DIAMETER FASE DALAM TIDAK LEBIH DARI 5CM KECUALI DINYATAKAN LAIN INFUS INTRAVENUS TIDAK DIPERBOLEHKAN MENGANDUNG BAKTERISIDA DAN GARAM DAPUR. LARUTAN UNTUK INFUS JERNIH DAN PRAKTIS BEBAS PARTIKEL. EMULSI UNTUK INFUS INTRAVENUS, SETELAH DIKOCOK, HARUS HOMOGEN DAN TIDAK MENUNJUKAN PEMISAHAN FASE.

INFUSA – INFUS
Infus adalah sediaan cair yang dibuat dengan menyari simplisia nabati dengan air pada suhu 90o selama15 menit.


INHALATIONES – INHALASI
Inhalasi adalah sediaan yang dimaksudkan untuk disedot melalui hidung atau mulut, atau disemprotkan dalam bentuk kabut ke dalam saluran pernapasan.


INJECTIONES – INJEKSI
Injeksi adalah saluran steril berupa larutan, emulsi atau suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan lebih dahulu sebelum digunakan, yang disuntikan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit atau selaput lendir.


LOTIONES – LOSIO
Losio adalah sediaan cair berupa suspensi atau dispersi, digunakan sebagai obat luar.





OCULENTA – SALEP MATA
Salep mata adalah salep steril untuk pengobatan mata menggunakan dasar salep yang cocok.


OLEA PINGUIA – MINYAK LEMAK






OLEA PRO INJECTIONE – MINYAK UNTUK INJEKSI
Minyak untuk injeksi adalah minyak lemak nabati atau ester asam lemak tinggi, alam tau sintetik, harus jernih pada suhu 10 o.


PASTA
Pasta adalah sediaan semi padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat yang ditujukan untuk pemakaian topical.
Misalnya: pasta zink oksida, merupakan salep parlat, kaku, yang tidak meleleh pada suhu tubuh dan berfungsi sebagai lapisan pelindung pada bagian yang diolesi.


SERBUK - PULVIS
Serbuk atau pulvis adalah campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan yang dituhukan untuk pemakaian oral.
Serbuk lebih mudah terdispersi dan lebih larut daripada sediaan yang dipadatkan.


PIL
Pil adalah suatu sediaan berupa massa bulat, menagandung satu atau lebih bahan obat.
Zat tambahan sebagai zat tambahan:
1.   Zat pengisi (akarmis)
2.  Zat pengikat (sari akarmis)
3.  Zat pembasah (air)
4.  Zat penabur(talk)
5.  Zat penyalut



MINYAK ATSIRI
Minyak atsiri adalah sediaan yang mempunyai pemerian;cairan jernih, bau seperti bau tanaman asal. Dan penyimpanan dalam tertutup rapat, terisi penuh, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk. Minyak atsiri juga mudah larut dala kloroform  P dan eter P.
OVULA
Ovula adalah sediaan padat yang digunakan melalui vagina, umumnya berbentuk telur, dapat melarut, melunak, dan meleleh pada suhu tubuh.
Bahan dasar ovula dapat dari lemak coklat.

SEDIAAN  RADIOKTIF
Sediaan radioaktif adalah sediaan yang dalam penanganan harus dilakukan dengan hati-hati sesuai peraturan yang berlaku, terutama untuk produksi, penyediaan, penyimpanan, penggunaan dan pembuangan zat radioaktif.


SIMPLICIA VEGETABILIS - Simplisia Nabati
Simplisia nabati adalah simplisia beruoa tanaman utuh, bagian tanaman dan eksudat tanaman . Eksudat tanaman adalah isi sel yang spontan dari tanaman /isi sel yang di keluarkan dari selnya dengan cara tertentu/zat yang di pisahkan dari tanamannya dengan cara tertentu yang masih belum berupa zat kimia murni.

SIRUPI - Sirop
Sirup adalah sediaan cair berupa larutan yang mengandung sakarosa.




SOLUTIONES - LARUTAN
Larutan adalah sediaan cair yang mengandung bahan kimia terlarut.Larutan steril yang digunakan sebagai obat luar harus memenuhi  syarat yang tertera pada injections.


SUPPOSITORIA - Supositoria
Supositoria adalah sediaan padat yang di gunakan melalui dubur ,umumnya berbentuk torpedo,dapat melarut ,melunak /meleleh pada suhu tubuh.


SUSPENSIONES - Suspensi
Suspensi adalah sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tdk larut terdispersi dalam cairan pembawa .Zat yang terdispersi harus halus dan tidak boleh cepat mengendap . Suspensi obat suntik harus mudah di suntikkan dan tidak boleh menyumbat jarum suntik.Suspensi obat mata harus steril ,zat yang terdispersi harus sangat halus.


TINGTURA - Tingtur
Tingtur adalah sediaan cair yang di buat dengan cara maserasi /perkolasi simplisia nabati / hewani/dengan cara melarutkan senyawa kimia dalam pelarut yang tertera masing-masing monografi.



UNGUENTA - Salep
Salep adalah sediaan setengah padat yang mudah di oleskan dan di gunakan sebagai obat luar .Obat luar harus larut/terdispersi homogen dalam dasar salep yang cocok .Salep tidak boleh berbau tengik.

VACCINA - Vaksin
Vaksin adalah sediaan mengandung antigen dapat berupa kuman mati,kuman inaktif/kuman hidup yang di lumpuhkan virulesinya tanpa merupa potensi antigennya ,dimaksudkan digunakan untuk menimbulkan kekebalan aktif dan khas.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar